|
Tuesday, 09 March 2010 02:00 |
|
Investor Saham Setelah mengalami kenaikan tajam, saham-saham di bursa Wall Street akhirnya mengalami rehat. Namun saham-saham teknologi mampu membuat Nasdaq berjalan di teritori positif.
Pada perdagangan Senin (8/3/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 13,68 poin (0,13%) ke level 10.552,52. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 0,20 poin (0,2%) ke level 1.138,50 dan Nasdaq menguat 5,86 poin (0,25%) ke level 2.332,21.
Nasdaq tetap positif berkat kenaikan saham produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM) dan Cisco System. Saham Cisco menguat ke titik tertingginya dalam 21 bulan menjadi US$ 26,36 setelah JPMorgan Chase merekomendasikan saham ini kepada investor. Cisco sebelumnya juga mengumumkan teknologi baru untuk mempercepat koneksi internet.
Sedangkan saham Research in Motion naik 5,6% setelah analis menaikkan peringkatnya.
"Coverage Cisco dimulai di JPMorgan dan RIM mendapatkan peringkat setelah mengatakan pendapatan dan outlook mereka cukup kuat dan hal itu mampu mengangkat saham-saham teknologi hari ini," ujar Cort Gwon, direktur riset FBN Securities seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/3/2010).
Sejumlah sentimen positif juga tetap menaungi Wall Street, salah satunya adalah kesepekatan antara American International Group Inc (AIG) untuk melepas anak usahanya Alico kepada MetLife Inc senilai US$ 15,5 miliar dalam bentuk tunai dan saham. Usai kesepakatan itu, saham MetLife naik 5,1% dan AIG naik 3,6%. |
|
Read more...
|
|
Friday, 05 March 2010 01:51 |
|
Investor Saham Saham-saham di bursa Wall Street bergerak menguat tipis setelah keluarnya data pengangguran yang menunjukkan perbaikan. Demikian pula data penjualan ritel yang melebihi ekspektasi.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran awal mencapai 469.000 untuk pekan yang berakhir 27 Februari. Angka ini lebih rendah dari pekan sebelumnya sebanyak 498.000.
Awalnya, perdagangan berjalan sangat bergejolak karena investor menunggu laporan tentang data ekonomi non-farm payrolls yang akan dirilis Jumat. Saham-saham baru bergerak menguat 15 menit menjelang penutupan karena pialang melihat ada tanda-tanda bullish dari data tersebut.
"Angka klaim pengangguran dan penjualan ritel lebih baik dari ekspektasi pasar dan kami juga melihat beberapa upgrade dari para analis," ujar Quincy Krosby, analis dari Prudential Financial seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/3/2010).
Pada perdagangan Kamis (4/3/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 47,38 poin (0,46%) ke level 10.444,14. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 4,18 poin (0,37%) ke level 1.122,97 dan Nasdaq menguat 11,63 poin (0,51%) ke level 2.292,31.
Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan jumlah saham yang ditransaksikan di New York Stock Exchange hanya 7,38 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar. |
|
Thursday, 04 March 2010 01:40 |
|
Investor Saham Bursa Wall Street berakhir flat meski data tenaga kerja dan sektor jasa menunjukkan tanda-tanda yang membaik. Namun hal itu tertutupi oleh sentimen negatif akan keluarnya aturan perbankan baru dan melorotnya saham Pfizer.
Mengawali perdagangan, saham-saham di Wall Street bergerak menguat setelah Institute for Supply Management merilis indeks aktivitas sektor jasa dan laporan ADP seputar tenaga kerja sektor swasta. Kedua data itu menunjukkan menguatnya perekonomian dan stabilnya sektor perburuhan.
Namun sentimen negatif datang dari draf proposal aturan sektor finansial yang langsung menekan saham-saham perbankan. Presiden Obama juga berupaya untuk menyegarkan lagi rencananya merombak sistem kesehatan AS.
"Ia (Obama) datang dan mengatakan akan melakukan apapun agar agendanya bisa berjalan dan jelas sekali agenda itu dilihat secara teoritis negatif untuk sebagian besar sektor saham-saham," ujar Dave Lutz, managing director Stifel Nicolaus seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/3/2010). |
|
Read more...
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 172 |