investorsaham.com

Investor SahamInvestor Saham

Bank Indonesia memperkirakan, pada bulan Desember ini bukan tak mungkin terjadi deflasi. Bahkan secara keseluruhan pada tahun 2008 inflasi diperkirakan sedikit di bawah 11%.

Demikian disampaikan Gubernur Senior BI Miranda Goeltom di Kantor Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (17/12/2/008).

"Data menunjukkan deflasi bulan Desember bukan sesuatu yang mustahil. Tapi belum tahu harga. Sehingga kalau terjadi kemungkinan bisa saja inflasi tahunan sedikit di bawah 11%," katanya.

Investor SahamPenurunan BBM yang dua kali dilakukan pemerintah dalam setengah bulan terakhir akan terasa dampaknya pada inflasi mulai bulan depan.

Menurut Miranda, meski Indonesia akan terkena krisis ekonomi global, tapi dampaknya tidak akan separah negara-negara lain.

Perkiraan Bank Indonesia Tentang Inflasi di Bulan Desember 2008

Sementara terkait dengan penurunan bunga The Fed, Miranda menyatakan memang ada kemungkinan ada pengaruhnya ke suku bunga acuan BI Rate. Tetapi BI belum mengambil keputusan.

You are here: Home
  • narrow screen
  • wide screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Satu Lagi Skandal Keuangan Dunia !
Wednesday, 07 January 2009 09:07

Investor Saham

Bursa Saham India anjlok tajam akibat munculnya skandal keuangan Satyam Computer Services. Chairman Satyam mengundurkan diri setelah membuat pengakuan telah menggelembungkan laba perusahaannya.

Pendiri sekaligus Chairman Satyam, B. Ramalinga Raju mengakui bahwa pihaknya telah memalsukan neraca keuangan dan asetnya.

"Di tengah kondisi sekarang, saya mengajukan pengunduran diri sebagai chairman Satyam," ujar Raju seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/1/2009).

Bursa India pun langsung merosot tajam, dengan indeks Sensex turun 692,37 poin ke level 9.643,56. Sementara saham Satyam merosot hingga 70,74% menjadi 52,40 rupee.

Read more...
 
PT Sarijaya Permana Sekuritas, Madoff Indonesia ??
Wednesday, 07 January 2009 00:21

Investor Saham

Kasus dugaan penyelewengan dana nasabah PT Sarijaya Permana Sekuritas Rp245 miliar oleh Komut Sarijaya Herman Ramli menyeret beberapa institusi besar.

Beberapa manajer investasi yang mendengar informasi itu mengatakan dana Jasa Raharja yang tersangkut pada kasus itu diperkirakan Rp25 miliar.

Investor Saham"Ada dana dari dua institusi keuangan tersangkut pada kasus Sarijaya, salah satunya Asuransi Jasa Raharja. Kemungkinan dari Rp245 miliar itu, sebagian besar berupa discretionary fund. Kalaupun ada dana pemodal ritel, jumlahnya tidak terlalu besar," tuturnya kepada Bisnis kemarin.

Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Taufik Arifin mengaku belum mendapatkan laporan detail dari dana investasi yang diperkirakan Rp25 miliar melalui Sarijaya. "Kami belum memastikan. Jadi, saya belum bisa berkomentar soal angka karena laporannya belum saya dapatkan," ujarnya ketika dikonfirmasi Bisnis tadi malam.

Read more...
 
Penggelapan Dana Sarijaya Permana Sekuritas
Tuesday, 06 January 2009 06:29

Investor SahamInvestor Saham

Penggelapan dana yang dilakukan PT Sarijaya Permana Sekuritas (SPS) mencapai Rp 240 miliar.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany di Kantor Bapepam, Jalan Dr Wahidin, Jakarta, Selasa (6/1/2009).

"Dananya sekitar Rp 240 miliar. Jumlahnya itu relatif tidak besar dibandingkan Bank Century. Tapi SPS kan nasabahnya gede sampai ribuan jadi ini kita anggap ini serius," katanya.

Ia mengatakan, penggelapan dana tersebut secara sistemik berpengaruh kepada pasar modal, tapi tidak terhadap ekonomi karena jumlahnya tidak banyak.

"Tapi kita anggap apa yang dilakukan komut SPS yang juga pemilik bisa merusak pasar modal," imbuhnya

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 74

Top Books & Articles

When To Buy And Sell, Candlestick Can Tell

Santo Vibby's Best Selling Books

Buku Best Seller Panduan Trading Candlestick

Rp. 52.800,-

only Rp. 50.000,-

[bhs Indonesia]

Jual Saham Anda Lebih MahalSanto Vibby's Best Selling Books

Buku Best Seller

Chart Patterns Analysis

Rp. 78.300,-

only Rp. 70.000,-

[bhs Indonesia]

Rule #1

Investor Saham - Rule #1Buku Best Seller

Phil Town

Rp. 64.800,-

only Rp. 60.000,-

[Stock Habis]

Login Form



Check This Out !!

www.j-club.biz

 Investasi, Investor, Trading, Trader, Saham, Pasar Modal, Stock Market, Transaksi Saham, Broker, Sekuritas, Edukasi Saham, Buku, Trading Tools, Trading System

Who's Online

We have 30 guests online

Cara Order Produk

Investasi, Investor, Trading, Trader, Saham, Pasar Modal, Stock Market, Transaksi Saham, Broker, Sekuritas, Edukasi Saham, Buku, Trading Tools, Trading System

Pilih judul Buku, E-book, ataupun Artikel yang hendak Anda pesan. Lakukan pemesanan dengan mencamtumkan judul pesanan dan kirimkan email order Anda ke

Langkah-langkah

  • Pilih Judul Pemesanan
    Pilih judul pemesanan buku, e-book, artikel yang dikehendaki
  • Kirim email pemesanan ke :
  • Lengkapi alamat pengiriman
    Ongkos kirim kami tanggung, anda cukup menyertakan alamat pengiriman lengkap dengan no. kontak yang dapat di hubungi
  • Transfer Biaya Pemesanan Anda
    BCA Muara Karang : Acc : 069-019-6654 A/N : Soesy - atau melalui - Bank Mandiri Palem : Acc xxxx
  • Kirim email bukti pembayaran Anda
    Paket pemesanan Anda hanya kami proses setelah ada bukti transfer pemesanan

Statistics

OS : Linux s
PHP : 5.2.2
MySQL : 5.0.67-community
Time : 09:54
Caching : Disabled
GZIP : Disabled
Members : 50
Content : 415
Web Links : 5
Content View Hits : 106569

About InvestorSaham.com

investorsaham merupakan media informasi akan pengetahuan mengenai pasar modal dan transaksi saham berbagai instrumen. Berinvestasi bukanlah event sekali jadi, tetapi rangkaian proses berkesinambungan. Dan pembelian saham bukanlah langkah akhir dari proses investasi.

Kami juga menyediakan solusi produk-produk yang berhubungan dengan pasar modal, baik itu berupa buku, e-book, dan trading tools yang dapat berguna bagi transaksi pasar modal Anda 

Dengan investorsaham kami harapkan dapat mendukung pasar modal Indonesia bertumbuh dan berkembang

//visit http://www.investorsaham.com