|
Friday, 05 February 2010 01:33 |
|
Investor Saham Saham-saham di bursa Wall Street rontok, dengan indeks Dow Jones sempat terpuruk di bawah level psikologis 10.000. Saham-saham anjlok ke titik terendahnya dalam 9 bulan terakhir.
Pemicu rontoknya saham-saham adalah memuncaknya kekhawatiran seputar masalah utang di Eropa plus data klaim pengangguran yang meningkat ke level yang tidak diprediksi sebelumnya.
Kekhawatiran pasar terus merebak setelah keluarnya kabar sejumlah negara Uni Eropa memiliki masalah dalam penjualan surat utangnya dan biaya untuk menjamin utang itu terus meningkat. Spanyol dan Portugis menjadi 2 negara yang kini sedang dikhawatirkan investor setelah Yunani yang sempat menghadapi kegagalan pembayaran utang.
Sentimen negatif juga bertambah dari laporan klaim baru pengangguran AS meningkat menjadi 480.000 pada pekan yang berakhir 30 Januari. Angka itu berarti meningkat 8.000 dari pekan sebelumnya.
"Tahun lalu kita sudah dimanjakan dengan kondisi pasar yang terus naik hampir tanpa henti setelah titik terendah pada Maret. Fase konsolidasi mungkin belum usai," ujar Bob Doll, global chief investment officer BlackRock seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/2/2010).
Pada perdagangan Kamis (4/2/2010) indeks Dow Jones memang sempat terpuruk di bawah level 10.000 sebelum akhirnya ditutup melemah 268,37 poin (2,61%) ke level 10.002,18. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 34,17 poin (3,11%) ke level 1.063,11 dan Nasdaq melemah 65,48 poin (2,99%) ke level 2.125,43. |
|
Read more...
|
|
Thursday, 04 February 2010 01:33 |
|
Investor Saham Setelah menguat secara tajam selama 2 hari berturut-turut, indeks saham di Bursa Wall Street akhirnya berhenti sejenak. Saham-saham sektor kesehatan rontok setelah Pfizer mengeluarkan outlook yang mengecewakan.
Hal itu diperburuk oleh rencana Presiden Obama untuk merampungkan rancangan peraturan perbankan dan sektor kesehatan. Rencana Obama tersebut dikhawatirkan akan menggerus kinerja perusahaan-perusahaan di sektor ini.
"Faktor politik secara jelas memberikan tekanan ke pasar lagi dan ini mungkin akan menghentikan rally untuk sementara waktu sampai kita mendapatkan kejelasan mengenai reformasi in," jelas Scott Marcouiller, analis senior dari Wells Fargo seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/2/2010).
Pada perdagangan Rabu (3/2/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 26,30 poin (0,26%) ke level 10.270,55. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 6,04 poin (0,55%) ke level 1.097,28. Nasdaq naik tipis 0,85 poin (0,04%) ke level 2.190,91.
Nasdaq ditutup flat berkat lonjakan harga saham perusahaan teknologi besar seperti Apple Inc dan Google. Saham Apple tercatat naik 1,7%, Google naik 1,8%.
Perdagangan saham sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange dan Nasdaq secara total mencapai 8,09 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar. |
|
Wednesday, 03 February 2010 01:56 |
|
Investor Saham Saham-saham di bursa Wall Street kembali mencetak penguatan berkat data-data dan laporan keuangan yang menggembirakan. Investor merasa mantap perekonomian AS akan semakin bergairah.
Pada perdagangan Selasa (2/2/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 111,32 poin (1,09%) ke level 10.296,85. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 14,13 poin (1,30%) ke level 1.103,32 dan Nasdaq menguat 18,86 poin (0,87%) ke level 2.190,06.
Penguatan saham-saham terjadi setelah keluarnya data penjualan rumah yang cukup menggembirakan. National Association of Realtors melaporkan indeks penjualan rumah naik 1% menjadi 96,6 selama Desember atau naik dari bulan November sebesar 95,5.
Sentimen positif masih ditambah dari keluarnya sejumlah laporan keuangan yang cukup menggembirakan termasuk dari Whirlpool Corp and Cummins Inc.
"Data perumahan menyusul data ISM kemarin dan data PDB pekan lalu membuat investor percaya bahwa kekuatan pada kuartal IV-2009 lalu bukan sekedar pepesan kosong dan kekuatannya mungkin berkesinambungan pada kuartal I-2010 dan kedepannya," ujar Bruce Bittles, kepala analis Robert W. Baird & Co seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/2/2010). |
|
Read more...
|
|