investorsaham.com

Harga Emas Asia Yang Kembali Naik !

Investor Saham

Harga emas di Asia kembali merangkak naik. Hal ini disebabkan anjloknya pasar saham yang menyebabkan banyak investor mencari emas sebagai investasi alternatif yang aman.

Sekadar mengingatkan, sejak 23 Februari lalu, harga emas sudah mengalami penurunan sebesar 6,3%. Bahkan kemarin harga emas sempat menyentuh level US$ 922,38 per troy ounce yang merupakan harga terendah sejak 11 Februari.

“Saat ini, emas merefleksikan fakta bahwa banyak bank yang akan kolaps tanpa adanya sokongan dari pemerintah melalui pemberian stimulus moneter,” jelas Johan Bergtheil, Analis Citigroup Inc dalam laporannya.

Asal tahu saja, saat ini harga emas untuk pengantaran cepat mengalami kenaikan sebesar 0,7% atau US$ 6,83 menjadi US$ 932,93 per troy ounce. Sebelumnya pada pukul 14.35 waktu Singapura, emas berada pada level US$ 929,42 per troy ounce.

“Bagaimana pergerakan emas ke depannya apakah akan menembus level US$ 1.000 atau tidak, akan sangat tergantung dari sentimen negatif di pasar,” jelasnya.

 

You are here: Home
  • narrow screen
  • wide screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • blue color
  • green color
Apa Tujuan Utama Kita Berinvestasi? PDF Print E-mail
Friday, 15 August 2008 03:41

Investor Saham (IS), Coba anda ambil pensil dan kertas kosong. Saya akan memberikan sebuah pertanyaan dan tolong anda jawab dengan jujur :). Pertanyaan saya adalah : “Menurut anda, apakah tujuan paling utama dalam berinvestasi (the ultimate goal of investing)?”

  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................


Coba pikirkan sebentar

  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
Tidak usah terburu-buru untuk scroll down mencari jawaban
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Pikirkan dengan matang; apa sih tujuan utama dalam berinvestasi?
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Saya tahu anda masih belum menuliskan jawabannya
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Sekali lagi saya berikan kesempatan sebelum anda melihat jawabannya; tolong pikirkan menurut anda apa tujuan berinvestasi?
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Sudah memberikan jawaban?
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Mari kita liat jawabannya?
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................
  • ...................................

Saya tidak akan memberikan jawaban dari saya sendiri, tapi dari orang terkaya nomor satu di dunia. Jika saya yang menjawab rasanya kurang afdol karena saya belum kaya. Mari kita belajar dari orang terkaya di dunia yaitu Warren Buffett.

Ketika ditanya apa tujuan utama dalam berinvestasi, Buffett memberikan dua jawaban. Pertama, don’t loose your money. Kedua, see reason number one.

Buffett mengatakan bahwa tujuan berinvestasi itu sebenarnya agar kita tidak kehilangan uang. Baik dalam arti mengalami kerugian atau uang kita digerogoti inflasi. Sangat menarik Buffett tidak mengatakan tujuan investasi adalah MENDAPAT UNTUNG (saya yakin 90% menjawab ini di sepotong kertas tadi. Saya pun menulis demikian).

Ternyata orang terkaya di dunia mengatakan tujuan investasi yang utama adalah melindungi harta kita. Jika pola pikir seperti ini, keuntungan akan datang dengan sendirinya. Awalnya saya sulit memahami hal ini. Menurut saya jawaban Buffett adalah JAWABAN YANG ANEH?????

Namun setelah berpikir lebih jauh akhirnya saya memahami pola pikir Buffett. Saya melihat dengan memiliki tujuan tersebut maka pola investasi kita akan :
1. Sangat berhati hati dalam memilih saham agar saham yang dipilih adalah saham yang secara fundamental bagus (ini menghindari membeli saham “yang katanya” mau digoreng)
2. Lebih memperhatikan kinerja perusahaan dibanding pergerakan harga saham.

Dengan pola pikir ini kita akan sangat berhati hati dalam berinvestasi. Menjadi lebih serius dalam memilih saham. Karena ini harta kita. Kalau sampai ceroboh memilih saham maka akan rugi. Kalau rugi maka harta kita akan berkurang. Kalau harta berkurang artinya kita MENJADI LEBIH MISKIN SETELAH BERINVESTASI dibanding sebelum berinvestasi. Kalo setelah berinvestasi jadi lebih miskin ngapain juga kita investasi?Benar ga?

Bagaimana menurut anda sekalian?Kami mengharapkan pendapat anda dikolom komentar kami. IS.

 

Top Books & Articles

When To Buy And Sell, Candlestick Can Tell

Santo Vibby's Best Selling Books

Buku Best Seller Panduan Trading Candlestick

only Rp. 62.800,-

[bhs Indonesia]

Jual Saham Anda Lebih MahalSanto Vibby's Best Selling Books

Buku Best Seller

Chart Patterns Analysis

only Rp. 78.300,-

STOCK ADA

[bhs Indonesia]

The Profitable Traders Community

Professional Advices


//visit http://www.investorsaham.com